SELAMAT DATANG...

Blog ini saya gunakan sebagai Media Komunikasi dan Informasi dan sekaligus menjadi wadah untuk menuangkan inspirasi-inspirasi yang ada.
Sebagai perkenalan pertama, yang perlu diketahui saya seorang Peneliti Komunikasi Politik pada

Puslitbang Penyelenggaraan Pos dan Informatika Badan Litbang SDM Kementerian Komunikasi dan Informatika R.I.
Jl. Medan Merdeka Barat No. 9 Jakarta Pusat 10110 Lt. 4 Gedung Belakang





Senin, 08 Maret 2010

IRJEN KEMENTERIAN KOMINFO (23-25 Februari Denpasar Bali)

1. Demoralisasi di lingkungan Kementerian Kominfo kata Pak Irjen Kementerian Kominfo.
• Maksudnya apa sih pak? Yang pasti belum saatnya mengukur tingkat kedisiplinan PNS dengan TNI lho Pak, tetapi memang harus dimulai sejak sekarang.
2. Hanya gara-gara Protokoler semua bisa jadi Contra Produktif.
• Pak Agung kasih contoh pada saat akan ada Penyematan Bintang Pak Ali Sadikin nggak dapat tempat duduk dia marah dan langsung pulang padahal bintangnya ya beliau. Waduh......repot juga ya.......

3. Istilah 102 Lingkungan Kementerian Kominfo sudah membudaya, Pak Agung menyetir kata-kata Pak Tifatul. Artinya adalah masuk jam 10 pulang jam 2, maknanya pagi karena macet pulang karena ngejar bis rombongan (jemputan).
• he...he...he...ternyata Pak Tifatul memperhatikan kehadiran karyawan kominfo lho...
4. Tahun 2011 terjadi REMUNERISASI Reformasi Birokrasi. Para Struktural yang punya anak buah mesti jadi teladan.
• Kalo di militer ada istilahnya yaitu Sutejo alias susu, telor dan kacang ijo.
5. DISIPLIN KEBANGGAAN

KERJA KERAS

KERJA CERDAS

KA BADAN LITBANG SDM

1. Dewan Suro adalah dewan suka rokok, identik dengan ahli hisab ya pak!....
• He...he..he...sama saja dong pak....
2. Marilah kita tonjolkan kekuatan logika bukannya logika kekuatan.
• Yang pasti jelas beda atuh...makanya jangan hanya menangkap makna eksplisit saja ya !!!
3. Jadi nomor satu “Peneliti Teladan” BEING RECOGNIZED, tidak cukup hanya memiliki PAK yang tinggi.
• Artinya tunjukkan kualitas peneliti, bukan hanya menuntut hak saja.

3 Aspek untuk percaya diri:
1. Behaviour (Kepribadian)
2. Brain (daya oleh pikir)
3. Beauty (citra visual)
You’ll never get a second chance to take the first impression.

Baca selengkapnya...

Rabu, 03 Maret 2010

“HARUS DIAKUI BAHWA LOBY-LOBY KOMUNIKASI POLITIK FRAKSI DEMOKRAT MASIH LEMAH”

Tanggapan atas Sidang Paripurna DPR RI Tanggal 2-3 Maret 2010, tentang kasus Bank Century.

Luar biasa hiruk pikuk demokrasi di negara kita, karena begitu sulitnya mengambil sebuah keputusan padahal sudah ada loby dan tata tertib yang mengaturnya. Kemaren dalam Rapat saja sudah jelas-jelas dikatakan hanya memilih 2 opsi yaitu A dan C tetapi setelah melalui loby-loby selama 4 jam lebih tambah lagi 1 opsi yakni gabungan A dan C yang diusung oleh 4 fraksi yaitu Demokrat, PKB, PAN dan PPP.

Dengan terpaksa terjadilah pemungutan suara (Voting) untuk menentukan apakah opsi gabungan A dan C diterima ternyata hasilnya melalui pemandangan akhir fraksi-fraksi opsi gabungan A dan C kalah dengan tidak begitu telak.

Kemudian tengah malam diadakanlah voting secara terbuka yang juga dimenangkan oleh fraksi dan anggota DPR yang memilih opsi C (fraksi Golkar, PDI-P, PKS, Gerindra dan Hanura).

Namun demikian sebagian besar anggota PPP balik arah jadi memilih opsi C termasuk 1 orang dari F-KB yaitu Lily Wahid yang sangat berani memilih opsi C walaupun fraksinya memilih opsi A.

Ada beberapa catatan penulis:
1.Banyak anggota DPR-RI dari fraksi partai Demokrat yang baru pertama sekali terpilih periode 2009-2014, sehingga masih kategori pemula.
2.Ketua DPR yang berasal dari parpol Demokrat belum mampu pimpin sidang dengan baik, karena juga baru pertama sekali duduk di lembaga politik.
3.Kurang efektifnya elit-elit partai Demokrat dalam meloby partai besar atau partai lainnya.
4.Adanya oknum individu dari partai Demokrat yang mati-matian membela partai + eksekutif, tanpa melihat realitas sesungguhnya.

Solusi:
1.Hendaknya Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat atau Ketua Umum Partai Demokrat belajar dengan baik, cara meloby partai-partai dalam memperjuangkan sesuatu.
2.Partai Demokrat mesti belajar banyak tentang komunikasi politik agar ke depan lebih piawai dalam berpolitik.
3.Kedepan agar pemerintahan berjalan dengan baik, parpol Demokrat mesti melakukan komunikasi politik yang intens.
4.Perlunya ditinjau ulang (renegoisasi) dengan mitra koalisi.

Betul kata pepatah:
Tidak ada kawan maupun lawan yang abadi di dunia ini, yang abadi adalah kepentingan artinya suatu saat kawan bisa jadi lawan, tapi suatu saat pula lawan dapat menjadi kawan .
HIDUP DAN SALUT POLITISI MUDA DPR-RI.
Ingat dan camkanlah wahai politisi pemula partai Demokrat..
Yang penting adalah membela dan mengungkap kebenaran dan keadilan; yang lebih penting lagi adalah menjaga KEUTUHAN NKRI.

Baca selengkapnya...

Rabu, 17 Februari 2010

TEROBOSAN ANGGOTA SIKIB (SOLIDARITAS ISTRI KABINET INDONESIA BERSATU) di Gambung Ciwidey, Bandung, 15 Februari 2010

Tindak lanjut kegiatan-kegiatan yang sudah dirintis sebelumnya oleh ibu SIKIB (periode 2004-2009).
Thema: OVOP: Masuk kategori Indonesia pintar.
SIKIB: Solidaritas Isteri Kabinet Indonesia Bersatu.
Tujuan: Pengolahan Industri Skala Mikro agar bernilai jual global dan ramah lingkungan.
Turut hadir:

1.Bu Menko Perekonomian (Ketua I).
2.Deputy Menko Perekonomian.
3.BU Menristek.
4.Bu Menkominfo (Humas).
5.BU Menakertrans.
6.BU Wakil Menteri Perdagangan.
7.Bu Wakil Menteri Hukum dan Ham.
8.Bu Kepala BPPT.
9.Sekjen SIKIB. (Bu Anton Priantomo).
10.Sekertaris Ibu Any Yudhoyono.
11.Bupati Bandung. (H Obar Sobarna).
12.Unsur Muspida Kabupaten Bandung.
Sikib terdiri dari 5 pilar:
1.Indonesia Pintar.
2.Indonesia Hijau.
3.Indonesia Sehat.
4.Indonesia Peduli.
5.Indonesia Kreatif.
RILIS BERITA

PELATIHAN ONE VILLAGE ONE PRODUCT(OVOP)
untuk PENGEMBANGAN KOMUNITAS TERINTEGRASI:
“MEMBANGKITKAN USAHA MIKRO BERDAYASAING GLOBAL & BERDAYATAHAN TINGGI”

1.SIKIB sebagai sebuah perkumpulan para penggiat pemberdayaan masyarakat memiliki visi “Mewujudkan tatanan kehidupan dan penghidupan masyarakat yang cerdas, sehat dan sejahtera”. Dengan lima pilar programnya, ialah indonesia pintar; Indonesia hijau; Indonesia Sehat; Indonesia peduli dan Indonesia Kreatif, SIKIB juga berupaya mendorong dan turut berpartisipasi aktif-bersama berbagai elemen/penggiat pemberdayaan masyarakat di berbagai penjuru tanah air-agar pencapaian target MDG's di Indonesia optimal, sehingga dapat lebih meningkatkan harumnya nama bangsa dan negara dalam pencaturan global.
2.Sebagai salah satu upaya pemberdayaan masyarakat, SIKIB-di bawah koordinator ketua 1, Ibu Okke Hatta Rajasa-mendorong digunakannya metode OVOP(one village one product) dalam mengembangkan kapasitas komunitas secara terintegrasi, menimbang bahwa metode tersebut terbukti efektif di berbagai daerah, baik di dalam negeri maupun di luar negeri. Beberapa prinsip OVOP antara lain:
a)Local yet global
Mengembangkan produk yang memiliki daya saing dan diterima di pasar global, dimana produk tersebut mencerminkan kebanggaan pada budaya lokal.
b)Self reliance & creativity
Merealisasikan produk melalui upaya mandiri dalam mengoptimalisasi potensi-SDM & SDA-di daerah masing-masing.
c)Human resource development
Mendorong masyarakat untuk bangkit dengan cara menstimulasi kreatifitas.

Prinsip-prinsip tersebut dipandang SIKIB sebagai konsep yang tepat untuk dapat melahirkan produk yang kompetitif dan industri skala mikro yang memiliki daya tahan serta endurance tinggi karena mengakar di masyarakat. Di samping itu, SIKIB juga menghasung agar produk-produk yang dihasilkan berbasis pada proses produksi yang ramah lingkungan(zero waste).
3.Sebagai rintisan implementasi metode di atas, SIKIB memilih 3 titik Rumah Pintar(Rumpin)-Rumpin Papakmanggu-Gambung; Bandung, Rumpin Pacitan, Rumpin Cikeas-dengan fokus pada pengembangan tahap lanjut dari Sentra Kriya di setiap Rumah Pintar tersebut.
Di Rumpin Papakmanggu-Gambung dikembangkan usaha mikro dari produk berbasis agroindustri, Rumpin Cikeas mengembangkan usaha jamur dan Rumpin Pacitan mengembangkan usaha mikro batik yang menggunakan pewarna alam dan proses produksi yang ramah lingkungan.
4.Peserta pelatihan ini sebanyak 30 orang yang merupakan perwakilan dari setiap Rumpin di atas, masing-masing sebanyak 10 orang.
5.Pelatihan ini di terselenggara dengan kerjasama antara SIKIB, APO dan Satoe Indonesia sebagai event organizer.


Baca selengkapnya...

Bagaimana penilaian Anda terhadap tulisan-tulisan saya ini ?

Terjemahkan tulisan ini dalam Bahasa Inggris (In English)